Motomatters.com - Valentino Rossi menjanjikan akan memberikan kepastian tentang masa depannya dalam waktu seminggu ke depan. Tentunya setelah itu beberapa slot pembalap di beberapa tim langsung akan mengikuti. Memang beberapa nasib pembalap seperti "menggantung" akibat Rossi tidak kunjung menentukan pilihan. Sebut saja Andrea Divisioso, yang bahkan sempat jengkel karena nasibnya tergantung pada langkah apa yang diambil Valentino Rossi. Ada beberapa tim yang juga ikut tergantung nasibnya oleh sang legenda. Sebut saja Yamaha, yang dengan hengkangnya Ben Spies musim depan maka menjadikan ada satu tempat lowong di tim Iwata tersebut. Sepertinya Yamaha pun masih menunggu Valentino Rossi. Meski sebetulnya Yamaha tidak terlalu membutuhkan Rossi dalam konteks membutuhkan seorang pembalap kuat dengan skill seperti yang dipunyai Valentino Rossi. Namun bukan rahasia lagi kalau kedatangan Rossi akan mengundang dan membawa sederet sponsor yang siap mendukung tim Yamaha resmi ini. Memang Yamaha sepeninggal Rossi tidak lagi memiliki sponsor utama. Kedatangan Rossi tentu akan meringankan beban keuangan tim ini, setidaknya akan ikut membantu membayar gaji Rossi.
Meskipun pilihan untuk bergabung dengan Yamaha sepertinya menawarkan kemudahan untuk mendapatkan tunggangan yang dashsyat, tapi buat Rossi persoalan tidak sesederhana itu. Rossi sejauh ini dikenal sebagai "the Doctor", seorang pembalap yang memiliki kemampuan analisis dan input kepada mekanik yang akurat. Dia dikenal sebagai pembalap yang memiliki kemampuan dalam pengembangan motor. Tengoklah bagaimana dia dan Jeremy Burgess menyulap Honda dan Yamaha, dari sebelumnya sangat tidak kompetitif menjadi motor yang memiliki tradisi kemenangan. Namun apabila dia saat ini meninggalkan Ducati dalam keadaan belum juga menjadi kompetitif, predikat-predikat tersebut bisa luruh. Tentunya dia tidak mau di akhir karirnya justru meninggalkan kegagalan untuk dikenang.
Tapi untuk terus bersama Ducati, Rossi juga belum sepenuhnya.yakin. Tawaran dari Ducati memang menggiurkan. Beberapa sumber menyebut pada angka 17 juta euro. Tapi Rossi sendiri menegaskan bahwa uang bukan menjadi pertimbangan utama. Rossi lebih menginginkan kepastian mengenai detail bantuan apa yang akan diberikan Audi untuk mendukung pengembangan seperti yang diinginkan Valentino Rossi dan Jeremy Burgess. Karena sampai saat ini pun, setiap detail update yang dijanjikan selalu tidak tepat waktu. Borgo Panigale kurang cepat dalam mengantisipasi permintaan dan input dari pembalap. Dukungan dari Audi harus memungkinkan Ducati Corse untuk memperluas departemen teknik untuk memacu produksi. Tapi apakah persoalan di Ducati murni masalah keuangan atau budaya yang sudah mendarah daging?

Tidak ada komentar:
Posting Komentar