Pasti sudah mendengar kabar tentang rencana Casey Stoner mundur dari MotoGP seusai musim 2012 ini? Berikut beberapa
alasan Casey Stoner yang menyebabkan dia mengundurkan diri, seperti yang
dijelaskan saat press conference
sebelum MotoGP LeMans beberapa waktu yang lalu :
- Stoner kehilangan gairah dan
motivasi untuk balapan di MotoGP.
2- Banyak yang tidak menghargai
pencapaiannya (juara dunia 2 kali, bersama Ducati pada 2007 dan Honda pada
2011), ataupun percaya pada bakat yang dia miliki.
3- Mengidap Lactose Intolerance, dimana tubuh berhenti menyerap nutrisi, yang mengakibatkan
tenaganya menjadi tersedot. Penyakit
yang menurut banyak orang masih misterius.
4- Banyak kritikan dari banyak pihak
akhir-akhir ini yang menyebut balapan mulai membosankan (mungkin dia juga sedikit
tersindir sebagai pihak yang menyebabkan balapan menjadi membosankan).
5- Padahal, masih menurut Stoner,
balapan yang tersaji sekarang adalah buntut dari makin sedikitnya tim pabrikan
yang ikut serta dalam MotoGP. Dengan
kondisi seperti ini, tidak mungkin terjadi balapan yang fantastis. Perlu banyak
lagi motor-motor berkualitas, sehingga pembalap bisa tampil sesuai dengan bakat
yang dia punya.
6- MotoGP saat ini seakan terpisah menjadi
dua dunia yang berbeda. Satu sisi CRT,
satu sisi prototipe. Menurutnya, MotoGP ya MotoGP. Balapan motor prototipe.
Bukan pendekatan hemat biaya, lalu menempuh solusi yang melenceng dari konsep
balapan prototipe.
7- MotoGP sekarang bukanlah MotoGP yang
membuatnya jatuh cinta pada dunia balap.
8- Kehilangan gairah dan tidak lagi bisa
menikmati balap MotoGP.
9- Keputusannya mundur tidak
dipengaruhi oleh kelahiran putrinya. Ini hanya bagian yang justru mempermudah
dia dalam mengambil keputusan.
- Keikutsertaannya dalam menjajal
mobil Supercar V8 juga bukan merupakan faktor yang mendorongnya untuk pensiun.
1- Jika dia tetap membalap dalam
kondisi kekurangan passion, justru dia takut hal ini akan membuat dia
membenci dunia balap motor. Dunia yang sangat dia cintai.
- Meski bila dipaksa dia tetap bisa
membalap (karena nalurinya tetap ada), tapi menurutnya itu akan menyia-nyiakan
hidupnya.
Demikian penjelasan Casey Stoner, mantan pembalap Ducati yang kini berada di Repsol Honda. Satu-satunya pembalap yang memiliki jumlah kemenangan terbesar sejak tahun 2006, juara dunia 2 kali (2007 bersam Ducati dan 2011 bersama Honda).
(Sumber:www.crash.net)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar