Kamis, 31 Mei 2012
Lucio Cecchinello (Bos LCR Honda): Casey Stoner selalu mengatakan bahwa dia tidak akan lama di MotoGP ...
"Casey Stoner selalu mengatakan bahwa dia tidak akan lama di MotoGP"
Keputusan yang terkesan mendadak dan mengagetkan banyak orang ternyata tidak dirasakan mengejutkan oleh bos tim LCR Honda, Lucio Cecchinello. Karena dia sudah mengetahui sejak awal bahwa keinginan pembalap Australia memang seperti itu. Keputusannya tersebut tidak mengherankan Cecchinello.
"Saya tidak begitu terkejut karena ia selalu mengatakan bahwa seperti itulah rencananya. Keinginannya adalah untuk menunjukkan bakat dan kemampuannya, memenangkan gelar juara dunia dan kemudian mengucapkan selamat tinggal," kata bos tim LCR Honda kepada Motorcycle News.
Menurutnya, justru Casey Stoner sudah memperpanjang "masa tinggal"nya di MotoGP. Karena sebenarnya rencananya adalah memperoleh gelar juara lalu pensiun. "Jadi sebenarnya dia tinggal lebih lama dari apa yang dia katakan sebelumnya."
Lucio Cecchinello menambahkan, Casey Stoner sudah memperoleh apa yang menjadi tujuan utamanya. Sehingga dia perlu membangkitkan motivasi lagi, tapi bukan dengan membalap di MotoGP. "Dan saya benar-benar menghormati keputusannya," ujar pria Italia ini. "Jika Casey Stoner telah memutuskan untuk pensiun itu berarti dia telah kehilangan motivasi dan memang tidak masuk akal untuk terus naik motor pada kecepatan 350 km/jam tanpa motivasi."
Lucio Cecchinello berperan besar dalam karir Casey Stoner, karena dialah yang memberi tunggangan Aprilia pada tahun 2002 untuk pembalap berjuluk Kuri-kuri Boy ini berlaga di GP kelas 250cc. Bos LCR Honda ini kembali menyodorkan kontrak kepadanya pada tahun 2006, menempatkan Casey Stoner di tim satelit LCR Honda untuk MotoGP tahun itu, di mana ia berhasil memperoleh satu podium dan selesai kedelapan dalam perebutan gelar. Perolehan prestasi tahun 2006 itu digunakan sebagai batu loncatan masuk ke tim pabrikan Italia-Ducati, dan disanalah Casey Stoner memenangkan gelar juara dunia pertamanya. Setelah musim yang tidak terlalu menggembirakan bersama Ducati pada tahun-tahun berikutnya, akhirnya Stoner pindah ke Repsol Honda, dimana dia memperoleh gelar juara dunia yang kedua di tahun 2011.
Kebersamaannya bersama Honda tahun ini merupakan kesempatan terakhir untuk meraih gelar juara dunianya yang ketiga, sebelum dia pensiun akhir musim 2012 ini.
Sumber : www.supersport.com
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar